Menurut ritme sirkadian, waktu terbaik minum saffron tergantung tujuan utamanya (mood, tidur, fokus, atau metabolisme). Karena saffron bekerja pada serotonin–melatonin–kortisol, waktu minum sangat menentukan efeknya.
Berikut panduan berbasis jam biologis tubuh ⏰
🌅 PAGI (06.00 – 09.00)
Tujuan: menaikkan mood, energi ringan, kontrol nafsu makan
Efek biologis:
Kortisol alami sedang tinggi → saffron memperhalus respons stres
Meningkatkan serotonin → rasa lebih tenang & fokus
Cocok untuk:
Stres pagi
Diet / kontrol makan
Brain fog
Mood swing
Cara:
10–15 helai saffron diseduh air hangat / dicampur madu
Minum saat perut kosong atau 30 menit sebelum sarapan
☀️ SIANG (11.00 – 14.00)
Tujuan: fokus & stabilkan gula darah
Efek biologis:
Membantu sensitivitas insulin
Menekan keinginan ngemil manis
Cocok untuk:
Diabetes / prediabetes
Ngantuk setelah makan
Cara:
Minum 20–30 menit sebelum makan siang
🌙 MALAM (19.00 – 21.00)
Tujuan: kualitas tidur & relaksasi
Efek biologis:
Meningkatkan pelepasan melatonin
Menurunkan kortisol malam
Cocok untuk:
Susah tidur
Overthinking
Tidur tidak nyenyak
Cara:
Seduh saffron + susu hangat / air hangat
Minum 45–60 menit sebelum tidur
❌ Waktu yang sebaiknya dihindari
WaktuAlasanSetelah jam 22.00
Bisa mengganggu fase REM Bersamaan kopi
Mengurangi efek neuroprotektif Saat perut sangat kosong malam bisa bikin mual ringan
⚖️ Dosis aman harian
10–30 helai / hari
Maksimal: 0,5 gram / hari
Jangan dikonsumsi terus > 8 minggu tanpa jeda
Jika kamu mau, sebutkan:
Tujuan utamamu (tidur, mood, gula darah, dll)
Usia & kondisi (mis. diabetes, hipertensi, stres)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar