๐ 1. Pemeriksaan Gejala
Dokter akan menanyakan gejala klasik diabetes seperti:
Sering haus (polidipsia)
Sering buang air kecil (poliuria)
Berat badan turun tanpa sebab jelas (lebih khas pada tipe 1)
Lemas atau kelelahan
Penglihatan kabur
Luka yang lama sembuh
Infeksi berulang (misalnya jamur, infeksi saluran kemih)
๐ 2. Tes Laboratorium
Berikut adalah tes yang digunakan untuk mendiagnosis diabetes (baik tipe 1 maupun 2):
✅ a. Tes Gula Darah
Gula darah puasa (GDP) ≥ 126 mg/dL (puasa minimal 8 jam)
Gula darah 2 jam setelah makan / tes toleransi glukosa (TTGO) ≥ 200 mg/dL
Gula darah sewaktu (acak) ≥ 200 mg/dL dengan gejala khas
HbA1c (Hemoglobin terglikasi) ≥ 6,5%
Biasanya, diagnosis dikonfirmasi dengan dua hasil abnormal dari dua hari berbeda, kecuali jika disertai gejala khas dan hasil gula darah sewaktu ≥ 200 mg/dL.
๐ฌ 3. Tes Tambahan untuk Membedakan Tipe 1 dan 2
๐งช Untuk diabetes tipe 1:
C-peptida rendah → menandakan pankreas tidak memproduksi insulin
Autoantibodi positif, misalnya:
Anti-GAD (glutamic acid decarboxylase)
Anti-IA2
Anti-insulin antibodies
Ini menunjukkan adanya reaksi autoimun (tubuh menyerang sel pankreas)
๐งช Untuk diabetes tipe 2:
C-peptida normal atau tinggi
Tidak ada autoantibodi
Biasanya terkait dengan:
Obesitas
Riwayat keluarga dengan diabetes
Usia > 40 tahun (meskipun bisa juga terjadi pada usia lebih muda)
⚖️ Perbedaan Umum Tipe 1 vs Tipe 2
| Faktor | Tipe 1 | Tipe 2 |
|---|---|---|
| Usia | Anak-anak/Remaja | Dewasa (tapi bisa juga muda) |
| Awal gejala | Cepat dan berat | Perlahan dan ringan |
| Berat badan | Turun drastis | Cenderung kelebihan berat |
| C-peptida | Rendah | Normal/Tinggi |
| Autoantibodi | Positif | Negatif |
| Pengobatan awal | Insulin seumur hidup | Diet, olahraga, obat oral; insulin bila perlu |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar